Pada saat ini
sudah berkembang berbagai macam sistem operasi baik yang bersifat open source
ataupun yang non open source atau dikomersilkan. Dan saat
ini, sedang marak-maraknya sosialisasi tentang go open source atau bermigrasi ke sistem operasi yang tidak berbayar yang
dipelopori oleh linux. Linux adalah sebuah program open source yang gratis di bawah
lisensi GNU, sistem operasi 32-64 bit, yang merupakan turunan dari Unix dan
dapat dijalankan pada berbagai macam platform perangkat keras mulai dari Intel
(x86), hingga prosesor RISC. Karena linux bersifat open source,
maka sebagian besar source codenya dapat secara bebas dimodifikasi, digunakan
dan didistribusikan kembali oleh semua orang. Proses atau teknik untuk
memodifikasi kembali sistem operasi linux yang sudah ada tersebut dinamakan
dengan remastering. Dengan remastering, maka kita dapat membuat kembali distro
linux yang baru sesuai keinginan. Selain itu kita juga dapat menyesuaikan
kebutuhan kita dengan OS yang akan dibuat.
Sampai
saat ini, banyak sekali distro linux yang bermunculan. Di indonesia sendiri,
banyak berbagai jenis distro linux dengan tema yang bermacam-macam. Misal
BlankOn linux, dengan tampilan grafis dan tema yang menampilkan ciri khas
Indonesia. Selain itu terdapat WinBI linux, distro linux yang berbahasa
Indonesia, yang bertujuan agar masyarakat Indonesia akan banyak menggunakan
komputer tanpa keraguan dan kendala bahasa. Dari pengembangan distro linux
dengan berbagai tema tersebut, maka kami merasa tertarik untuk membuat distro
linux sendiri yang bertemakan tentang Programming. Distro linux tersebut kami
beri nama dengan “IGS Code” yang diambil dari initial kelmpok kami yaitu Ilham,
Gembong, dan Santika. IGS Code ini
diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para programmer tentang media coding yang tercakup dalam suatu
aplikasi-aplikasi atau software yang dibutuhkan.